BREAKING NEWS

SEJARAH

TOKOH DUNIA

KISAH-KISAH NYATA

From our Blog

Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Agustus 2015

Sejarah Terorisme

Sejarah Terorisme
Peristiwa pembakaran sebuah masjid saat sedang dilaksanakan Shalat Idul Fitri di Tolikara, Papua,  membuka mata semua orang. Aksi terorisme bukanlah monopoli satu kelompok, agama, atau ras tertentu saja. Teroris metelah lama ada dan diadopsi banyak manusia. Ia bukanlah persoalan pelaku semata.

Tapi melibatkan ideologi juga. Ia bukanlah monopoli ras atau agama tertentu. Tapi perjalanan sejarahnya telah ditulis oleh banyak kemlompok dan individu. Ia tidak melulu menampilkan fisik berjanggut lebat dan bersurban. Kadang mereka berdasi dan berlaku lebih mengerikan.

Kini, boleh jadi sekelompok orang menamakan diri moderat dan toleran. Namun ternyata mereka sempit pengetahuan dan pemahaman. Karena apa? Karena hanya tahu kalau terorisme itu adalah monopoli ras dan agama tertentu saja.
Pengertian Terorisme

Terorisme belum memiliki pengertian yang utuh menyeluruh. Ia masih didominasi banyak kepentingan dan dorongan kekuasaan. Negara-negara kuat mendefinisikan terorisme dengan menyebut orang ketiga. Meskipun mereka adalah pelakunya.

Intinya, terorisme adalah sebuah ideologi yang mendorong untuk melakukan kekerasan, untuk menciptakan kondisi atau sebuah iklim ketakutan di dalam masyarakat. Jadi, mereka bukan hanya sekedar melakukan pembunuhan. Namun mereka juga menimbulkan efek ketakutan yang luas. Kemudian pengertian ini berkembang bahwa terorisme adalah cara atau teknik intimidasi dengan sasaran sistematik, demi suatu kepentingan tertentu (Hendropriyono, 2009: 25).
Sejarah Aksi Terorisme

Motivasi Agama/Ideologi

Pertama: Kelompok Assassins

Sejarah mencatat pada abad ke-11 terdapat Ordo Para Pembunuh (Order of the Assassins) yaitu sebuah cabang dari kaum Syiah Ismailiyah. Hassan Sabah, pendiri ordo ini lahir di Qom, pusat Syiah di Persia utara (Iran sekarang). Hassan Sabah mengadopsi doktrin Syiah Ismailiyah yang ekstrim yang mendorongnya untuk melakukan pembunuhan dan perampasan beberapa benteng di pegunungan. Seperti Benteng Alamut yang direbut pada tahun 1090.
Lukisan kelompok Assassins membunuh Nizam al-Mulk, perdana mentri Kerajaan Saljuk
Lukisan kelompok Assassins membunuh Nizam al-Mulk, perdana mentri Kerajaan Saljuk

Korban pertama pembunuhan mereka di perkotaan adalah perdana mentri dari Sultan Baghdad, Nizham al-Mulk, yang bermadzhab Sunni.Tahun-tahun berikutnya kelompok pembunuh ini aktif beroprasi di Persia, Suriah, dan Palestina. Mereka membunuh sejumlah besar musuhnya yang kebanyakan orang-orang Sunni.

Di samping itu, sasaran mereka juga orang-orang Kristen, termasuk Count Raymond II dari Tripoli yang dibunuh di Suriah. Juga Marquis Conrad dari Montferrat yang memerintah kerajaan Jerusalem.

Kedua: Thugee

Thugge (pembunuh sadis) adalah kelompok teroris Hindu India yang muncul pada tahun 1356. Kelompok ini setidaknya beraksi selama 450 tahun atau bahkan 600 tahun. Mereka menjalankan aksinya atas dasar motivasi religius. Aksi teror yang mereka lakukan adalah persembahan untuk Dewi Kali.

Mereka membunuh korban-korbannya dengan cara mencekik leher. Setelah korban tewas, mereka membakar jasad-jasadnya dan merampok benda-benda berharga.

Ketiga: Kelompok Teroris Yahudi, Sicari.

Kelompok Sicari melakukan aksinya dengan sistematis. Mereka terlibat dalam pengepungan terhadap ‘pengikut setianya’ untuk kemudian melakukan bunuh diri kolektif. Seperti yang terjadi di Masada tahun 1973. Para ultra-patriot tersebut menyerang musuh pada siang hari. Di tempat-tempat ramai. Serta kerap dilakukan pada masa liburan atau hari-hari besar.

Kelompok teroris Yahudi ini menggunakan senjata tajam yang disebut sica.Sejenis pisau pendek yang disembunyikan di balik jubah yang mereka pakai. Mereka membunuh seorang petinggi Katolik. Membakar rumah orang awam. Menghancurkan arsip-arsip negara. Serta menjarah istana dinasti Herodes.

Serangan mereka juga ditujukan kepada para lintah darat. Kemudian mengadakan perang gerilya di daerah pedalaman Roma. Adapun pusat kegiatan terorisme Sicari adalah di Jerusalem.

Keempat: Teroris Kaum Fasis dan Komunis

Di era Perang Dunia I, di Rusia muncul kelompok yang dikenal dengan The Black Hundred. Kelompok anti-Semit ini terlibat dalam pembantaian umum dan pembunuhan beberapa pemimpin liberal saat itu. Ada pula Ustasha di Kroasia. Kelompok ini menuntut kemerdekaan atas wilayah mereka. Aksi Ustasha yang paling menyentak adalah pembunuhan atas Raja Alexander dari Yugoslavia dan Perdana Mentri Perancis Louis Barthou  saat keduanya mengadakan pertemuan di Marseiles bulan April 1934.

Di Rumania muncul  The Iron Guard yang sebelumnya dikenal dengan Legiun Malaikat Michael. Kelompok ini melakukan aksi terorisme di Eropa Timur sampai Timur Tengah. Demikian juga aksi teroris kaum komunis di Bulgaria pada tahun 1923 yang meledakkan Katedral Sofia.

Kelima: Teroris Yahudi di Palestina.

Aksi terorisme di Palestina dipelopori oleh kelompok Yahudi  yang bernama Irgun. Mereka muncul di era Perang Dunia II.
Haganah organisasi paramiliter Yahudi di wilayah Palestina pada masa ketika masih menjadi wilayah mandat Britania Raya sejak 1920 hingga 1948.
Haganah organisasi paramiliter Yahudi di wilayah Palestina pada masa ketika masih menjadi wilayah mandat Britania Raya sejak 1920 hingga 1948.

Kemudian beberapa anggota kelompok ini bergabung dengan Inggris. Ada pula kelompok yang lebih kecil dari Irgun, Genk Stern (Pejuang bagi Kebebasan Israel). Dan teroris Yahudi pendukung zionis yang dikenal dengan Haganah.

Masih banyak sekali kelompok-kelompok teroris yang memiliki motivasi ideologi, baik dari Islam maupun non-Islam. Seperti: Jamaah Islamiyah, al-Qaeda, Hizbullah, ISIS, Biksu Budha Myanmar, dll.

Motivasi Sosial dan Politik

Pertama: Pejuang Kemerdekaan Amerika

Dahulu, Kerajaan Inggris menyebut jaringan revolusioner Amerika Serikat sebagai teroris. Para revolusioner ini terlibat dalam pemaksaan wajib militer bagi orang-orang Amerika dengan sanksi yang mengerikan. Mereka menembak mati orang-orang yang dituduh sebagai pengkhianat. Dan kebanyakan di antara mereka adalah salah sasaran. Mereka menyiksa dan membunuh para pembelot dan orang-orang yang lari dari medan perang karena sakit atau takut.  Mereka menjarah dan merampok dengan kejam tanpa terkecuali. Hal itu bertujuan untuk mengumpulkan dana revolusi. Dalam kacamata abad 21, maka para pejuang kemerdekaan Amerika Serikat dikategorikan sebagai teroris.

Kedua: The Secret Society (Masyarakat Rahasia) di Italia.

The Secret Society berjuang untuk persatuan Italia. Kelompok yang memiliki ciri menggunakan Karaben (sejenis senjata api otomatis) ini berhasil mencapai cita-citanya padatahun 1871. Mereka adalah kelompok karaben yang tak mengenal belas kasihan. Orang-orang yang menghalangi mereka, akan dibunuh tanpa terkecuali.

Sebagaimana kebiasaan teroris, anggota kelompok ini juga memutuskan hubungan individual dengan keluarga-keluarga mereka. Setiap anggota harus melakukan apa saja yang dikehendaki olehkelompok. Bahasa haus darah menjadi ciri khas gerakan ini.

Kemudian, kelompok ini menginspirasi terbentuknya masyarakat rahasia anti Austria dan masyarakat rahasia anti Revolusi Perancis.

Ketiga: Internal Macedonian Revolutionary Organization (IMRO)

IMRO adalah alat pemerintah Bulgaria yang sebagian besar digunakan untuk melawan Yugoslavia. Ketergantungan  IMRO terhadap Bulgaria berujung pada perpecahan dan perang internal di antara teroris IMRO sendiri. Korban-korban yang berjatuhan pada akhirnya yang paling banyak adalah penduduk Macedonia sendiri dari pada musuh-musuh IMRO.

Pada akhirnya, Macedonia tidak berhasil memperoleh kemerdekaannya secara utuh. Kemerdekaan baru tercapai setelah bubarnya Yugoslavia.

Dan masih banyak lagi kelompok teroris yang aksinya dilatar-belakangi isu sosial dan politik. Seperti Tupamaros di Uruguay, Organisasi Papua Merdeka (OPM), gangster-gangster,dan termasuk aksi terror seorang Kristen yang bernama Andres Breivikpada 22 Juli 2011. Seorangdiri, ia membunuh 77 orang dan melukai 319 lainnya. Kebanyakan dari korban adalah anak-anak.

Penutup

Dengan demikian, memojokkan umat Islam dengan gelaran teroris adalah tuduhan tak beralasan. Hal itu semata-mata hasutan dan upaya menyebar kebencian. Sama halnya menuduh etnik atau ras tertentu sebagai teroris.

Teroris tidak dipandang dari ciri fisinya. Ia adalah sebuah ideologi atau pemikiran yang tersimpan di kepala dan dada pelakunya.

Sejarah Asal Usul Batu Hajar Aswad


Sejarah Asal Usul Batu Hajar Aswad

Sejarah Asal Usul Batu Hajar Aswad bermula ketika nabi Ibrahim (Abraham) dan anaknya sedang membangun Ka’bah, dimana pada masa itu banyak sekali komponen-komponen yang tidak terpenuhi. Ka’bah waktu itu belum memiliki atap maupun pintu, jadi Ibrahim dan Ismail berusaha keras untuk membawa bebatuan dari beberapa gunung yang ada untuk menyelesaikan konstruksi bangunan tersebut. Hajar Aswad sendiri menjadi sebuah hal penting ketika umat Islam sedang melakukan perjalan Haji, dimana tawaf dimulai dan diakhiri saat para umat yang sedang berhaji menatap batu ini. Selama bertahun-tahun, tak terhitung lagi jumlah orang termasuk nabi Muhammad, para sahabat, dan jutaan umat Muslim yang mencium batu ini ketika mereka sedang melakukan perjalanan Haji.

Sejarah Asal Usul Batu Hajar Aswad

Menguak Sejarah Hajar Aswad dan Hubungannya dengan Ka’bah
Asal Usul batu Hajar Aswad tidak bisa lepas dari sejarah Ka’bah itu sendiri. Pembangunan Ka’bah, menurut al-Qur’an pada surat al-Baqarah ayat 127 dilakukan oleh Ibrahim dan anaknya, Ismail. Diceritakan bahwa Allah telah menunjukkan pada Ibrahim dimana mereka harus melakukan pembangunan, yaitu tempat yang amat dekat dengan sumur Zamzam, akhirnya Ibrahim dan Ismail mulai mengerjakan konstruksi Ka’bah kira-kira pada tahun 2130 sebelum masehi. Ketika pembangunan ini tengah berlangsung, Ibrahim menyadari bahwa amat banyak komponen-komponen Ka’bah yang tidak mampu dibuat karena kurangnya bahan, sehingga akhirnya ia dan Ismail pergi menyusuri beberapa gunung untuk membawa bebatuan dengan tujuan menyelesaikan konstruksi Ka’bah tersebut.

Bahkan setelah seluruh bagian Ka’bah selesai dibangun, Ibrahim masih merasa bahwa ada satu bagian penting yang hilang. Ada salah satu sumber yang mengatakan bahwa Ibrahim memerintahkan Ismail untuk mencarikan satu batu lagi yang dapat memberi “sinyal” kepada umat manusia. Mendengar hal ini, Ismail pergi dari satu bukit ke bukit yang lain hanya demi mencari batu yang bisa menjadi suar dan memberi tanda kepada seluruh umat manusia, dan pada saat inilah, malaikat Jibril diutus Allah untuk membawakan sebuah batu yang konon katanya dulunya berwarna putih dan memberikannya kepada Ismail. Mendapati batu putih yang indah tersebut, Ismail pulang dan alangkah bahagianya Ibrahim melihat batu yang ia bawa. Ismail kemudian menjawab pertanyaan Ibrahim tentang lokasi batu ini dengan jawaban “aku menerima ini dari seseorang yang tidak akan membebani anak cucuku maupun anak cucumu (Jibril)” kemudian Ibrahim mencium batu tersebut, dan gerakan tersebut kemudian diikuti oleh Ismail.

Sejarah Asal Usul batu Hajar Aswad kembali berlanjut setelah batu diletakkan oleh Ibrahim di sudut timur Ka’bah. Tepat setelah melakukan hal itu, Ibrahim mendapat wahyu dimana Allah memerintahkannya untuk pergi dan memproklamirkan bahwa umat manusia harus melakukan ziarah agar Arabia bisa didatangi oleh orang-orang dari tempat yang jauh. Beberapa peneliti percaya bahwa Ka’bah benar dibangun pada tahun 2130 sebelum masehi. Penanggalan ini dinilai konsisten dengan kepercayaan umat Muslim bahwa Ka’bah merupakan masjid pertama dan tertua dalam sejarah. Menurut literatur kaum Samaritan, dalam buku yang berjudul Secrets of Moses tertulis bahwa Ismail dan anak tertuanya, Nebaioth adalah orang yang membangun Ka’bah dan juga kota Mekah. Buku ini dipercaya telah ditulis pada abad ke-10, sementara ada pendapat lain yang menganggap buku ini ditulis pada paruh kedua abad ke-3 sebelum masehi.

Hajar Aswad sendiri sebenarnya sudah menjadi sesuatu yang dihormati bahkan sebelum dakwah tentang Islam oleh Muhammad. Ketika era Muhammad tiba, batu ini juga sudah diasosiasikan dengan Ka’bah. Karen Armstrong dalam bukunya yang berjudul Islam: A Short History, menuliskan bahwa Ka’bah didedikasikan kepada Hubal, salah satu dewa dalam kepercayaan Nabatea, dan di dalamnya ada 365 berhala yang tiap-tiapnya merepresentasikan satu hari dalam satu tahun. Menurut Ibnu Ishaq yang merupakan biografer Muhammad di era awal, Ka’bah sendiri dianggap sebagai dewi, tiga generasi sebelum Islam muncul. Kultur semitik Timur Tengah juga memiliki tradisi untuk menggunakan batu-batu asing sebagai penanda tempat penyembahan, sebuah fenomena yang tertulis baik di Injil Yahudi maupun Qur’an.

Pada era Nabi Muhammad SAW, sejarah batu Hajar Aswad menjadi penting saat beberapa klan di Mekah berkelahi untuk menentukan siapa yang pantas meletakkan Hajar Aswad kembali ke Ka’bah setelah renovasi akibat kebakaran besar. Setelah sebelumnya hampir terjadi perang, para tetua klan mulai menyetujui usulan bahwa mereka harus bertanya kepada orang berikutnya yang melewati gerbang Ka’bah, dan kebetulan orang itu adalah Muhammad yang masih berusia 35 tahun. Setelah mendengar pokok permasalahan, Muhammad meminta para pemimpin klan untuk membawakannya sebuah kain, yang kemudian ia gunakan untuk meletakkan Hajar Aswad di bagian tengah kain tersebut. Setelah diletakkan, Muhammad meminta setiap ketua klan untuk memegang sisi ujung dari kain tersebut, mengangkatnya, dan membawanya ke posisi yang tepat untuk meletakkan Hajar Aswad. Setelah tiba di tempatnya, Muhammad sendiri yang mengambil dan meletakkan Hajar Aswad di posisi yang seharusnya, dan hal ini berhasil menggagalkan perang yang mungkin terjadi di antara klan-klan Mekah tadi.

Sejarah mengenai batu Hajar Aswad terus berlanjut tapi sebelumnya ia sempat mengalami beberapa kerusakan yang signifikan. Batu ini juga diceritakan pernah pecah oleh batu yang ditembakkan oleh katapel saat terjadi penyerangan Mekah oleh Umayyad. Fragmen-fragmen batu yang pecah itu kemudian disatukan kembali oleh Abdullah Ibnu Zubayr menggunakan perak. Pada tahun 930, batu tersebut dicuri oleh kaum Qarmati hingga ke tempat yang sekarang bernama Bahrain. Kini, batu ini menjadi bagian penting dalam upacara keagamaan umat Islam, yaitu ketika mereka melaksanakan haji.

Sekian artikel singkat mengenai asal usul batu hajar aswad, semoga menjadi pengetahuan baru untuk anda semua. Terima kasih telah mengunjungi halaman kami Kumpulan Sejarah.

Sejarah Keberadaan Gereja di Indonesia

Sejarah Keberadaan Gereja di Indonesia – Tempat Ibadah Umat Kristen


Gereja di Indonesia terbagi dua, yaitu gereja Katolik dan gereja Kristen. Gereja Kristen di Indonesia, terlepas dari fakta bahwa Kristen sendiri merupakan agama minoritas, diperkirakan dimulai pada abad ke-12, dimana kaum Kristen Mesir mencatat bahwa ada beberapa gereja Kristen yang didirikan di Barus, daerah pantai barat Sumatra Utara yang merupakan sebuah pos perdagangan yang sering didatangi oleh saudagar India dan karena hal itu dikaitkan dengan Saint Thomas Christian yang ada di India. Meski begitu, tak ada bukti bahwa Kristen pernah tiba sebelum datangnya saudagar Portugis di abad ke-16. Untuk gereja Katolik, mulai muncul juga ketika pada awal abad ke-14, lewat misi Katolik Roma untuk mencapai Indonesia yang dipimpin oleh Mattiussi yang mengunjungi Sumatra, Jawa, dan Banjarmasin.

Sejarah Keberadaan Gereja di Indonesia - Tempat Ibadah Umat Kristen

Awal Perkembangan Gereja di Indonesia
Sejarah munculnya gereja di Indonesia dari sisi Kristen dimulai ketika orang-orang Portugis tiba di Kesultanan Malaka yang kini menjadi Malaysia pada tahun 1509 demi mencari kekayaan yang mereka punya. Awalnya, hubungan mereka berjalan baik hingga terjadi penundukkan Goa dan beberapa konflik antara Muslim dan Kristen yang menyebabkan kaum-kaum Muslim di Malaka berpendapat bahwa kedatangan Kristen Portugis hanya akan membawa masalah bagi mereka. Yang memperparah kejadian ini adalah penundukan Malaka, dimana kejadian tadi dinilai menjadi titik balik yang membuat seluruh umat Muslim Malaka menciptakan suatu sentimen yang melawan Kristen Portugis. Perlawanan juga muncul dari umat Muslim di Aceh, dan juga kekaisaran Ottoman. Meskipun pihak Portugis berhasil membangun beberapa gereja, kedatangan mereka di Malaka lebih dinilai sebagai kesan negatif dibandingkan tujuan awal mereka untuk mempromosikan agama tersebut.

Di sisi Katolik, Mattiussi yang merupakan seorang biksu Italia mengaku bahwa ia ditugaskan oleh sang Paus untuk berlayar dari Padua menuju Sumatra sebelum akhirnya tiba di Jawa dan Banjarmasin. Misi ini dimulai pada tahun 1318, dan diakhiri dengan kepulangannya melalui darat melintasi Tiongkok, Vietnam, serta Eropa ditahun 1330. Di catatan yang ia buat, tertulis juga sebuah kerajaan Jawa yang memiliki corak Hindu-Buddha, seperti pada Majapahit. Misi tersebut dinilai sebagai misi pionir, dimana karena misi ini gereja Katolik bisa memiliki Informasi tentang kondisi Asia, dimana pada waktu itu belum ada sama sekali pengaruh agama Katolik di benua tersebut.

Ketika terjadi pendudukan Malaka pada tahun 1511 oleh pihak Portugis, misionaris Katolik juga seketika tiba di daerah itu. Salah satu dari yang paling terkenal dan penting dalam perkembangan sejarah gereja di Indonesia adalah Francis Xavier. Ketika orang-orang Portugis diusir keluar Ternate pada tahun 1574, banyak umat Katolik di daerah tersebut yang dibunuh atau secara paksa diubah keyakinannya menjadi Islam. Pada tahun 1605, orang-orang Katolik yang masih tersisa dipaksa lagi untuk menganut ajaran baru, yaitu Protestan. Baru pada tahun 1808 dibawah pimpinan Daendels, umat Katolik diberikan kebebasan untuk menganut agama mereka sendiri.

Kembali menelusuri sejarah gereja Kristen adalah ketika pada tahun 1972, seorang asli Bali yang bernama I Wayan Mastra memeluk agama Kristen ketika ia sedang bersekolah di sekolah Kristen di pulau Jawa. Ia kemudian menjadi ketua GKPB dan memulai proses Balinisasi, dimana ia mencoba membuat gereja-gereja Kristen di Bali menjadi lebih terbuka akan budaya-budaya Bali, mengikuti gereja Katolik Bali yang sudah terlebih dahulu melakukan hal seperti itu.

Sejarah gereja di Indonesia terutama gereja Katolik kembali mengalami perubahan ketika pada tahun 1896, seorang pendeta dari Belanda yang bernama Frans van Lith datang ke Muntilan, Jawa Tengah. Awalnya, apapun yang ia coba tidak berakhir baik namun akhirnya pada tahun 1904 ada 4 pemuka kota yang berasal dari Kalibawang datang ke rumahnya dan meminta pengajaran tentang agama yang ia bawa. Pada tanggal 15 Desember di tahun yang sama, 178 masyarakat Jawa akhirnya dibaptis di daerah Semagun. Selain itu, Van Lith juga mendirikan sekolah untuk guru di Muntilan dimana sekolah ini diberi nama Normaalschool pada tahun 1900 dan berubah menjadi Kweekschool pada 1904. Pada tahun 1911, Van Lith kembali mendirikan Seminari Menengah yang berhasil mencetak orang-orang penting di sejarah Katolik Indonesia yaitu FX Satiman SJ, Albertus Soegijapranata SJ, dan Adrianus Djajasepoetra SJ.

Gereja Kristen sendiri, meskipun agamanya tetap menjadi minoritas di berbagai daerah, tidak berhenti menyebarkan ajarannya. Sehingga pada tahun enampuluhan, banyak penganut komunisme dan masyarakat Tiongkok yang beralih ke Kristen karena adanya jargon anti-komunis dan anti-Confucian. Pada masa-masa ini juga mulai banyak dibuat sekolah-sekolah Kristen yang mengajarkan tentang agama tersebut. Hingga saat ini, Gereja Kristen masih terus berusaha untuk berkembang lebih pesat dari perkembangannya sebelumnya.

Uskup pertama di gereja Katolik Indonesia adalah Albertus Soegijapranata SJ yang diangkat pada tahun 1940. Delapan tahun berikutnya pada di 20 Desember, dua penganut bernama Sandjaja serta Hermanus Bouwens dibunuh di sebuah desa yang bernama Kembaran, dimana akhirnya Sandjaja dinilai adalah martir dari gereja Katolik di Indonesia. Beberapa pahlawan Indonesia yang terkenal juga merupakan seorang penganut Katolik seperti Agustinus Adisoetjipto, Ignatius Slamet Riyadi, dan Yos Soedarso. Mungkin fakta-fakta ini juga lah yang membuat sejarah gereja di Indonesia, terutama gereja Katolik berkembang dengan sangat pesat. Meski begitu, pada tahun 1990-an dan awal tahun 2000 terjadi sebuah kerusuhan yang menargetkan para penganut Katolik dan Kristen. Untungnya pada saat itu, Abdurrahman Wahid yang menjadi pemimpin Nahdatul Ulama mampu menekan antipati yang ada diantara pihak dengan agama yang berbeda-beda itu.

12 Peninggalan Sejarah Paling Misterius di Dunia

12 Peninggalan Sejarah Paling Misterius di Dunia

Hal misterius selalu menggugah keingin-tahuan manusia dengan rasa penasarannya (curiosity). Hal itu justru membuat banyak pertanyaan yang lahir untuk dijawab.

Namun terkadang ilmuwan lebih terfikir lenih banyak pertanyaan daripada jawaban yang telah ada. Berikut 12 peninggalan sejarah paling misterius berdasarkan pilihan terkini.

1. Monumental Instructions for the Post-Apocalypse / Monumen Petunjuk untuk Hari Kiamat (Amerika Serikat)

Di sebuah bukit kecil di timur laut tandus daerah Hartwell, Georgia AS, berdiri monumen paling aneh dan misterius di dunia.

Namun melihat dari arsitektur bangunan, monumen itu tidak diciptakan pada zaman kuno.

Dikenal sebagai ‘Georgia Guidestones’, lima struktur batu ini tingginya16 feet, dengan berat 20 ton.

Memiliki empat pilar batu granit persegi panjang keatas, yang masing-masing pilar dipahat mengenai instruksi dan petunjuk dari kedelapan “bahasa kebudayaan terbesar” diantaranya bahasa hieroglif dari:

Arabic, Cina, Russia, Inggris, Spanyol, Hindi, Hebrew dan Swahili – dengan instruksi agar manusia yang selamat dari bencana besar dapat membangun kembali peradaban baru di Bumi ini dan sama sekali tidak meninggalkan serta melupakan sejarah para leluhur.

Keempat pilar dibentuk seperti tanda tambah (+ plus) dan mempunyai jarak sekitar 5 meter karenanya pusat tengahnya ada sebuah pilar lagi yang tertulis commandment di dindingnya, lalu diatasnya ditindih oleh batu granit berbentuk buku persegi empat.

Di keempat sisi pada baru granit yang terbaring itu diatasnya, ada petunjuk dengan “bahasa kebudayaan tua” yang sudah lenyap di dunia yaitu:

Bahasa Sanksekerta (Sanskrit), Yunani Kuno (Classical Greek) dan Babylonian Cuneiform serta Mesir Kuno (berupa simbol-simbol) atau Egyptian Hieroglyphic.

Apakah instruksi dalam delapan bahasa itu berkaitan dengan ramalan kiamat? Ini yang masih belum jelas.

Bangunan ini didirikan oleh golongan Mansonic, Freemason, Illuminati, kaum pagan dan para pendukung golongan satanic lainnya.

Terlihat mereka telah membuat situs ini namun pada sisi tertinggi di bidang datar teratas adalah lambang golongan mereka.

Jadi seakan-akan semua dan seluruh budaya di dunia ini berasal, tunduk dan berawal dari satu sumber yaitu golongan mereka yang ingin mendirikan New World Order (NWO).

Terbukti mereka berniat mengajarkan faham ini, dan akan berlanjut di kebudayaan manusia berikutnya.

Tidak jelas juga perintah ini ditujukan untuk siapa. Lebih tidak jelas lagi, siapa yang membangun monumen aneh ini? Hanya ada satu orang yang tahu namun dia tak mau bicara. (peta lokasi)

*

2. Danau Michigan Stonehenge (Amerika Serikat)

Awalnya, sekelompok peneliti menggunakan sonar untuk mencari bangkai kapal di dasar Danau Michigan, hasil yang didapat sungguh mengejutkan.

Mereka justru menemukan struktur mirip Stonehenge kuno 40 feet di bawah permukaan air dekat pulau Beaver Island.

Sebagian dari batu tersebut dalam suatu lingkaran dan satu muncul untuk menunjukkan ukiran dari suatu Mastodon.

Diduga, benda purbakala ini dibangun 10,000 tahun lalu, kemungkinan bertepatan dengan pasca-Ice Age kehadiran manusia dan mastodons

Jadilah di daerah Michigan di Amerika sudah memiliki situs Petroglyph dan batu berdiri.

*

3. Yonaguni, Reruntuhan Peradaban Bawah Laut (Jepang)

Di pantai selatan pulau Yonaguni, Jepang, terdapat reruntuhan yang terendam, diperkirakan telah berusia sekitar 8.000 tahun.

Reruntuhan dibawah laut ini dikenal juga dengan nama Yonaguni Monument Underwater Ruins.

“Though some people believed that it was carved by geographic phenomena, it’s now confirmed to be man-made as the intricate stairways, carvings and right angles suggest.”

Meskipun sebagian orang percaya bahwa itu merupakan kreasi alam, namun sekarang muncul suara-suara yang menyebut itu buatan manusia.

Hal itu terlihat dari susunan tangga yang rumit, ukiran-ukiran yang ada di sana yang diyakini sebagai buatan manusia.

Situs ini ditemukan 1995 oleh seorang penyelam yang tersasar terlalu jauh dari pantai Okinawa. Kebetulan juga dia membawa camera untuk memotret bawah laut. (peta lokasi)

*

4. Kejaiban Bawah Laut Alexandria (Mesir)

Reruntuhan ini dipercaya merupakan kota Alexander Agung, di mana istana Cleopatra berada.

Tenggelamnya kota itu diperkirakan terjadi 1.500 tahun lalu akibat gempa bumi dahsyat.

Bersamaan dengan terbenamnya istana itu, tenggelam juga artefak-artefak yang menghiasi istana, serta bangunan-bangunan lain dari istana Cleopatra itu.

Reruntuhan kota yang ditemukan di dasar laut ini, memang sengaja tidak diangkat ke daratan.

Pemerintah setempat berencana akan  menjadikan lokasi reruntuhan ajaib di bawah laut itu sebagai wisata air.

5. Misteri Stones Baalbek (Libanon)

Kuil Romawi yang terbesar yang pernah dibangun dan kini tinggal reruntuhannya, sebenarnya bukan di Yunani atau Roma, tapi justru di Baalbek, Libanon.

Kuil Romawi bernama Stone Baalbek itu dihancurkan oleh Kaisar Bizantium Theodosius, beruntung tidak semua bagian musnah.

Masih ada 6 dari 54 kolom, yang masih berdiri hingga kini.

Enam kolom inilah menjadi saksi sejarah dan meninggalkan jejak mistri yang menunggu diungkap.

Meskipun sisa-sisa kemegahan kuil ini masih terlihat jelas, namun sebenarnyalah, kuil ini sempat terbengkalai akibat perang.

Selama beberapa dekade, jarang sekali wisatawan berkunjung ke tempat ini akibat perang. Untungnya juga, perang tidak sampai menghancurkan kuil bersejarah ini. (peta lokasi)

*

6. Tiga Lingkaran Batu Kuno Megalithic (Turki)

Di selatan Turki, tepat di utara perbatasan dengan Suriah, terdapat tiga lingkaran batu megalitik berusia ribuan tahun, lebih tua daripada batu lingkaran Stonehenge.

Anehnya, lingkaran-lingkaran batu kuno ini dibangun oleh kelompok pemburu pada masa itu.

Sebelumnya, dipercaya bahwa manusia purba tidak mungkin bisa membuat bangunan itu, sampai mereka mencapai taraf kemajuan tertentu.

Ketika ditemukan, lingkaran batu itu dalam keadaan terkubur. Tak ada yang tahu apa alasan atau latar belakang kenapa benda itu terkubur.

Namun sebagian orang percaya bahwa Göbekli Tepe dan wilayah sekitarnya adalah awal dari sejarah manusia yakni lokasi Taman Eden. (peta lokasi)

*

7. Patung Moai di Pulau Paskah / Easter Island (Chile)

Pulau Paskah, juga dikenal sebagai Rapa Nui atau Isla de Pascua, adalah sebuah pulau Polinesia di tenggara Samudra Pasifik, yang paling terkenal dengan patung-patung yang monumental yang diciptakan oleh orang-orang Rapanui.

Patung-patung, yang disebut Moai, adalah bagian dari penyembahan leluhur pulau yang dilakukan oleh masyarakat setempat pada masa itu.

Patung-patung itu diduga dibuat antara tahun 1250 Masehi dan 1500 Masehi.

Moai terberat berbobot 86 ton. Ini menggambarkan betapa besar prestasi mereka yang mampu menciptakan Rapanui, juga memindahkan patung-patung yang beratnya mencapai puluhan ton.

Beruntung, patung-patung kuno ini sebagian masih bisa dilihat di Raraku, tetapi ratusan patung lainnya dipindahkan ke pulau-pulau sekitar. (baca: Misteri Pulau Paskah: Banyak Patung “Moai”, Tapi Kemana Penduduknya? ) (peta lokasi)

part-2 | part-3| part-4 | part-5 | part-6

*

8. Stonehenge, Monumen Prasejarah (Inggris)

Mungkin monumen kuno yang terbilang masih dalam kondisi baik adalah Stonehenge, terletak di Larkhill, Wiltshire, Inggris.

Bangunan purba ini diperkirakan dibangun 2500 sebelum masehi, namun kemudian mengalami revisi dan renovasi terus menerus selama 1400 tahun.

Meskipun segala teori dan spekulasi dikemukakan, tapi tak seorang pun tahu apa tujuan dan awal dari pembuatan monumen prasejarah ini.

Selama ini ilmuwan hanya berteori tentang Stonehenge yang misterius ini dan tetap menjadi salah satu misteri terbesar bumi. (baca: Alien Pernah Mampir di Crop Circle di Silbury Hill dekat Stonehenge, Inggris) (peta lokasi)

part-2 | part-3

*

9. Machu Picchu (Peru)

Machu Picchu adalah kota peninggalan bangsa Inca yang paling terawat baik. Kota kerajaan ini tersembunyi di pegunungan Andes di wilayah Peru, berada di pegunungan yang tinggi dengan jalan yang terjal namun pada puncaknya datar.

Sebuah lokasi, yang konon merupakan tempat pelarian bangsa Inca dari kejaran Spanyol.

Kota ini selama berabad-abad tersembunyi dan terisolasi dari dunia luar sampai kemudian seorang arkeolog, Hiram Bingham, menemukannya pada tahun 1911.

Berdasarkan penelitian, diperkirakan kota Machu Picchu dibanun pada 1450 masehi sebagai tempat persembunyian penguasa Inca Pachacuti. (peta lokasi)

*

10. Great Zimbabwe Ruins (Zimbabwe)

Hanya sedikit orang yang tahu bahwa Zimbabwe, Afrika, memiliki reruntuhan batu kuno tertua di dunia. Lokasinya di pedesaan.

Diduga, reruntuhan batu kuno itu dulunya adalah bangunan yang dihuni oleh 18.000 jiwa.

Begitu besarnya kompleks bekas-bekas reruntuhan kuno ini, maka disebut Great Zimbabwe Ruins.

Berdasarkan penelitian, bangunan itu dibangun pada abad ke-11, uniknya bangunan itu didirikan tanpa menggunakan semen.

Namun hingga kini tidak ada yang tahu pasti mengapa situs itu akhirnya ditinggalkan. (peta lokasi)

*

11. Chavín de Huantar Ruins (Peru)

Meskipun tidak setenar Machu Picchu, reruntuhan Chavín de Huantar di Peru juga merupakan Situs Warisan Dunia menarik yang berisi sisa-sisa artefak yang dibangun oleh Chavín, Inca pra-budaya, sekitar 900 SM

Situs ini berfungsi sebagai tempat berkumpul bagi orang-orang di daerah tersebut untuk berkumpul dan beribadah.

Tidak jelas mengapa budaya Chavín menghilang, meskipun beberapa percaya bahwa reruntuhan Chavín de Huantar menawarkan petunjuk tentang mengapa beberapa peradaban menghilang.

Kebanyakan teori menyebut musnahnya Chavín karena kondisi lingkungan termasuk terjadinya gempa bumi, sementara dugaan lain adalah perebutan kekuasaan. (peta lokasi)

*

12. Coral Castle / Monumen Cinta Yang Hilang (Amerika Serikat)

Bagaimana menjelaskan seorang laki-laki bertinggi 5 feet dengan berat 100 pon, membangun taman yang rumit dengan menggunakan potongan-potongan batu karang yang masing-masing beratnya berton-ton?

Coral Castle, di Homestead, Florida, merupakan sebuah keajaiban yang sulit dijelaskan akal sehat.

Terlebih lagi, laki-laki yang membangun castle itu konon hanya berpendidikan setingkat kelas 4 SD.

Adalah Ed Leedskalnin, seorang imigran Latvia, yang membangun monumen yang disebut monumen cinta yang hilang.

Aneh! Kisahnya, pembangunan monumen ini bak kisah roman yang mengharu biru.

Ed Leedskaini mulai membangun castle itu pada tahun 1923, setelah ditolak cintanya oleh tunangannya di Latvia hanya beberapa hari sebelum pernikahan mereka.

Dan ia pun mengabdikan hidupnya untuk menyelesaikannya (monumen). Sayangnya, dia meninggal sebelum menumen cintanya selesai dibangun. Akan tetapi, setelah ia meninggal, 1951, konstruksi bangunan itu diteruskan pembangunannya.

Bukan kisah romantis ini yang bikin para ahli bingung, namun mereka heran dan takjub karena Leedskalnin, membangun sendiri benteng katang itu.

Lebih bingung lagi, karena pria itu sebenarnya hanya berpendidikan hingga kelas empat, namun anehnya ia mampu membangun benteng yang rumit itu.

Sesuatu yang sebenarnya hanya bisa dilakukan oleh para arsitek dan para ahli bangunan. Ini sungguh tak bisa dipahami. Bahkan seorang insinyur menyebut, “Bahkan, Albert Einstein pun belum tentu mampu memahami keajaiban ini.”(peta lokasi)

Itulah 12 peninggalan sejarah berupa monumen dan reruntuhan serta karya seni manusia yang masih banyak pertanyaan oleh para ilmuwan tentang keberadaaanya dibanding jawabannya.

Kamis, 13 Agustus 2015

12 Peninggalan Sejarah Paling Misterius di Dunia

Hal misterius selalu menggugah keingin-tahuan manusia dengan rasa penasarannya (curiosity). Hal itu justru membuat banyak pertanyaan yang lahir untuk dijawab.

Namun terkadang ilmuwan lebih terfikir lenih banyak pertanyaan daripada jawaban yang telah ada. Berikut 12 peninggalan sejarah paling misterius berdasarkan pilihan terkini.

1. Monumental Instructions for the Post-Apocalypse / Monumen Petunjuk untuk Hari Kiamat (Amerika Serikat)

Di sebuah bukit kecil di timur laut tandus daerah Hartwell, Georgia AS, berdiri monumen paling aneh dan misterius di dunia.

Namun melihat dari arsitektur bangunan, monumen itu tidak diciptakan pada zaman kuno.

Dikenal sebagai ‘Georgia Guidestones’, lima struktur batu ini tingginya16 feet, dengan berat 20 ton.

Memiliki empat pilar batu granit persegi panjang keatas, yang masing-masing pilar dipahat mengenai instruksi dan petunjuk dari kedelapan “bahasa kebudayaan terbesar” diantaranya bahasa hieroglif dari:

Arabic, Cina, Russia, Inggris, Spanyol, Hindi, Hebrew dan Swahili – dengan instruksi agar manusia yang selamat dari bencana besar dapat membangun kembali peradaban baru di Bumi ini dan sama sekali tidak meninggalkan serta melupakan sejarah para leluhur.

Keempat pilar dibentuk seperti tanda tambah (+ plus) dan mempunyai jarak sekitar 5 meter karenanya pusat tengahnya ada sebuah pilar lagi yang tertulis commandment di dindingnya, lalu diatasnya ditindih oleh batu granit berbentuk buku persegi empat.

Di keempat sisi pada baru granit yang terbaring itu diatasnya, ada petunjuk dengan “bahasa kebudayaan tua” yang sudah lenyap di dunia yaitu:

Bahasa Sanksekerta (Sanskrit), Yunani Kuno (Classical Greek) dan Babylonian Cuneiform serta Mesir Kuno (berupa simbol-simbol) atau Egyptian Hieroglyphic.

Apakah instruksi dalam delapan bahasa itu berkaitan dengan ramalan kiamat? Ini yang masih belum jelas.

Bangunan ini didirikan oleh golongan Mansonic, Freemason, Illuminati, kaum pagan dan para pendukung golongan satanic lainnya.

Terlihat mereka telah membuat situs ini namun pada sisi tertinggi di bidang datar teratas adalah lambang golongan mereka.

Jadi seakan-akan semua dan seluruh budaya di dunia ini berasal, tunduk dan berawal dari satu sumber yaitu golongan mereka yang ingin mendirikan New World Order (NWO).

Terbukti mereka berniat mengajarkan faham ini, dan akan berlanjut di kebudayaan manusia berikutnya.

Tidak jelas juga perintah ini ditujukan untuk siapa. Lebih tidak jelas lagi, siapa yang membangun monumen aneh ini? Hanya ada satu orang yang tahu namun dia tak mau bicara. (peta lokasi)
2. Danau Michigan Stonehenge (Amerika Serikat)
Awalnya, sekelompok peneliti menggunakan sonar untuk mencari bangkai kapal di dasar Danau Michigan, hasil yang didapat sungguh mengejutkan.

Mereka justru menemukan struktur mirip Stonehenge kuno 40 feet di bawah permukaan air dekat pulau Beaver Island.

Sebagian dari batu tersebut dalam suatu lingkaran dan satu muncul untuk menunjukkan ukiran dari suatu Mastodon.

Diduga, benda purbakala ini dibangun 10,000 tahun lalu, kemungkinan bertepatan dengan pasca-Ice Age kehadiran manusia dan mastodons

Jadilah di daerah Michigan di Amerika sudah memiliki situs Petroglyph dan batu berdiri.
3. Yonaguni, Reruntuhan Peradaban Bawah Laut (Jepang)

Di pantai selatan pulau Yonaguni, Jepang, terdapat reruntuhan yang terendam, diperkirakan telah berusia sekitar 8.000 tahun.

Reruntuhan dibawah laut ini dikenal juga dengan nama Yonaguni Monument Underwater Ruins.

“Though some people believed that it was carved by geographic phenomena, it’s now confirmed to be man-made as the intricate stairways, carvings and right angles suggest.”

Meskipun sebagian orang percaya bahwa itu merupakan kreasi alam, namun sekarang muncul suara-suara yang menyebut itu buatan manusia.

Hal itu terlihat dari susunan tangga yang rumit, ukiran-ukiran yang ada di sana yang diyakini sebagai buatan manusia.

Situs ini ditemukan 1995 oleh seorang penyelam yang tersasar terlalu jauh dari pantai Okinawa. Kebetulan juga dia membawa camera untuk memotret bawah laut. (peta lokasi)

4. Kejaiban Bawah Laut Alexandria (Mesir)

Reruntuhan ini dipercaya merupakan kota Alexander Agung, di mana istana Cleopatra berada.

Tenggelamnya kota itu diperkirakan terjadi 1.500 tahun lalu akibat gempa bumi dahsyat.

Bersamaan dengan terbenamnya istana itu, tenggelam juga artefak-artefak yang menghiasi istana, serta bangunan-bangunan lain dari istana Cleopatra itu.

Reruntuhan kota yang ditemukan di dasar laut ini, memang sengaja tidak diangkat ke daratan.

Pemerintah setempat berencana akan  menjadikan lokasi reruntuhan ajaib di bawah laut itu sebagai wisata air.
5. Misteri Stones Baalbek (Libanon)

Kuil Romawi yang terbesar yang pernah dibangun dan kini tinggal reruntuhannya, sebenarnya bukan di Yunani atau Roma, tapi justru di Baalbek, Libanon.

Kuil Romawi bernama Stone Baalbek itu dihancurkan oleh Kaisar Bizantium Theodosius, beruntung tidak semua bagian musnah.

Masih ada 6 dari 54 kolom, yang masih berdiri hingga kini.

Enam kolom inilah menjadi saksi sejarah dan meninggalkan jejak mistri yang menunggu diungkap.

Meskipun sisa-sisa kemegahan kuil ini masih terlihat jelas, namun sebenarnyalah, kuil ini sempat terbengkalai akibat perang.

Selama beberapa dekade, jarang sekali wisatawan berkunjung ke tempat ini akibat perang. Untungnya juga, perang tidak sampai menghancurkan kuil bersejarah ini. (peta lokasi)
6. Tiga Lingkaran Batu Kuno Megalithic (Turki)

Di selatan Turki, tepat di utara perbatasan dengan Suriah, terdapat tiga lingkaran batu megalitik berusia ribuan tahun, lebih tua daripada batu lingkaran Stonehenge.

Anehnya, lingkaran-lingkaran batu kuno ini dibangun oleh kelompok pemburu pada masa itu.

Sebelumnya, dipercaya bahwa manusia purba tidak mungkin bisa membuat bangunan itu, sampai mereka mencapai taraf kemajuan tertentu.

Ketika ditemukan, lingkaran batu itu dalam keadaan terkubur. Tak ada yang tahu apa alasan atau latar belakang kenapa benda itu terkubur.

Namun sebagian orang percaya bahwa Göbekli Tepe dan wilayah sekitarnya adalah awal dari sejarah manusia yakni lokasi Taman Eden. (peta lokasi)
7. Patung Moai di Pulau Paskah / Easter Island (Chile)
Pulau Paskah, juga dikenal sebagai Rapa Nui atau Isla de Pascua, adalah sebuah pulau Polinesia di tenggara Samudra Pasifik, yang paling terkenal dengan patung-patung yang monumental yang diciptakan oleh orang-orang Rapanui.

Patung-patung, yang disebut Moai, adalah bagian dari penyembahan leluhur pulau yang dilakukan oleh masyarakat setempat pada masa itu.

Patung-patung itu diduga dibuat antara tahun 1250 Masehi dan 1500 Masehi.

Moai terberat berbobot 86 ton. Ini menggambarkan betapa besar prestasi mereka yang mampu menciptakan Rapanui, juga memindahkan patung-patung yang beratnya mencapai puluhan ton.

Beruntung, patung-patung kuno ini sebagian masih bisa dilihat di Raraku, tetapi ratusan patung lainnya dipindahkan ke pulau-pulau sekitar. (baca: Misteri Pulau Paskah: Banyak Patung “Moai”, Tapi Kemana Penduduknya? ) (peta lokasi)
8. Stonehenge, Monumen Prasejarah (Inggris)

Mungkin monumen kuno yang terbilang masih dalam kondisi baik adalah Stonehenge, terletak di Larkhill, Wiltshire, Inggris.

Bangunan purba ini diperkirakan dibangun 2500 sebelum masehi, namun kemudian mengalami revisi dan renovasi terus menerus selama 1400 tahun.

Meskipun segala teori dan spekulasi dikemukakan, tapi tak seorang pun tahu apa tujuan dan awal dari pembuatan monumen prasejarah ini.

Selama ini ilmuwan hanya berteori tentang Stonehenge yang misterius ini dan tetap menjadi salah satu misteri terbesar bumi. (baca: Alien Pernah Mampir di Crop Circle di Silbury Hill dekat Stonehenge, Inggris) (peta lokasi)
9. Machu Picchu (Peru)

Machu Picchu adalah kota peninggalan bangsa Inca yang paling terawat baik. Kota kerajaan ini tersembunyi di pegunungan Andes di wilayah Peru, berada di pegunungan yang tinggi dengan jalan yang terjal namun pada puncaknya datar.

Sebuah lokasi, yang konon merupakan tempat pelarian bangsa Inca dari kejaran Spanyol.

Kota ini selama berabad-abad tersembunyi dan terisolasi dari dunia luar sampai kemudian seorang arkeolog, Hiram Bingham, menemukannya pada tahun 1911.

Berdasarkan penelitian, diperkirakan kota Machu Picchu dibanun pada 1450 masehi sebagai tempat persembunyian penguasa Inca Pachacuti. (peta lokasi)
10. Great Zimbabwe Ruins (Zimbabwe)

Hanya sedikit orang yang tahu bahwa Zimbabwe, Afrika, memiliki reruntuhan batu kuno tertua di dunia. Lokasinya di pedesaan.

Diduga, reruntuhan batu kuno itu dulunya adalah bangunan yang dihuni oleh 18.000 jiwa.

Begitu besarnya kompleks bekas-bekas reruntuhan kuno ini, maka disebut Great Zimbabwe Ruins.

Berdasarkan penelitian, bangunan itu dibangun pada abad ke-11, uniknya bangunan itu didirikan tanpa menggunakan semen.

Namun hingga kini tidak ada yang tahu pasti mengapa situs itu akhirnya ditinggalkan. (peta lokasi)
11. Chavín de Huantar Ruins (Peru)

Meskipun tidak setenar Machu Picchu, reruntuhan Chavín de Huantar di Peru juga merupakan Situs Warisan Dunia menarik yang berisi sisa-sisa artefak yang dibangun oleh Chavín, Inca pra-budaya, sekitar 900 SM

Situs ini berfungsi sebagai tempat berkumpul bagi orang-orang di daerah tersebut untuk berkumpul dan beribadah.

Tidak jelas mengapa budaya Chavín menghilang, meskipun beberapa percaya bahwa reruntuhan Chavín de Huantar menawarkan petunjuk tentang mengapa beberapa peradaban menghilang.

Kebanyakan teori menyebut musnahnya Chavín karena kondisi lingkungan termasuk terjadinya gempa bumi, sementara dugaan lain adalah perebutan kekuasaan. (peta lokasi)
12. Coral Castle / Monumen Cinta Yang Hilang (Amerika Serikat)
Bagaimana menjelaskan seorang laki-laki bertinggi 5 feet dengan berat 100 pon, membangun taman yang rumit dengan menggunakan potongan-potongan batu karang yang masing-masing beratnya berton-ton?

Coral Castle, di Homestead, Florida, merupakan sebuah keajaiban yang sulit dijelaskan akal sehat.

Terlebih lagi, laki-laki yang membangun castle itu konon hanya berpendidikan setingkat kelas 4 SD.

Adalah Ed Leedskalnin, seorang imigran Latvia, yang membangun monumen yang disebut monumen cinta yang hilang.

Aneh! Kisahnya, pembangunan monumen ini bak kisah roman yang mengharu biru.

Ed Leedskaini mulai membangun castle itu pada tahun 1923, setelah ditolak cintanya oleh tunangannya di Latvia hanya beberapa hari sebelum pernikahan mereka.

Dan ia pun mengabdikan hidupnya untuk menyelesaikannya (monumen). Sayangnya, dia meninggal sebelum menumen cintanya selesai dibangun. Akan tetapi, setelah ia meninggal, 1951, konstruksi bangunan itu diteruskan pembangunannya.

Bukan kisah romantis ini yang bikin para ahli bingung, namun mereka heran dan takjub karena Leedskalnin, membangun sendiri benteng katang itu.

Lebih bingung lagi, karena pria itu sebenarnya hanya berpendidikan hingga kelas empat, namun anehnya ia mampu membangun benteng yang rumit itu.

Sesuatu yang sebenarnya hanya bisa dilakukan oleh para arsitek dan para ahli bangunan. Ini sungguh tak bisa dipahami. Bahkan seorang insinyur menyebut, “Bahkan, Albert Einstein pun belum tentu mampu memahami keajaiban ini.”(peta lokasi)

Itulah 12 peninggalan sejarah berupa monumen dan reruntuhan serta karya seni manusia yang masih banyak pertanyaan oleh para ilmuwan tentang keberadaaanya dibanding jawabannya. (weburbanist/icc.wp.com)

 
Copyright © 2013 ADHUHA1
Share on Blogger Template Free Download. Powered byBlogger